Friday, March 18, 2011

Drama,

siklus drama,
babak baru,,
set emosi,,,
fragmen friksi,,,,

klimaks,
flat,,
repetisi,,,
stuck,,,,
konflik,,,,,

anti klimaks!

_Fin_

Thursday, March 17, 2011

mood booster!

gelak tawa....
riuhnya ocehahan-ocehan tak bertema....
lontaran kata....
ramainya cekikik tertahan...
timbul-tenggelamnya cerita,
dalam jarak tak bernada...

menekan tombol -pause- sejenak...
lari dari penatnya rutinitas...
sekadar untuk menetralisir mood jelek yang mulai meluber....

thanx my lord i've them to be my lovely sizta, always ^o^





_cerita konprens pagi hari_

Monday, March 14, 2011

past tenses,

argh, mata ini tak mau menutupkan kelopaknya…
berharap segera menjemput bunga tidur ‘tuk lupakan resah yang meraja…

slide memory tentang nya singgah silih berganti,,,
kau, dia, mereka, dan semua yang pernah hadir dalam fragmen-fragmen kisah…
melintas dalam riak malam…

lantunan doa tak putus ‘tuk undang kantuk segera berlabuh…
raga ini lelah, tapi sang jiwa masih berkelana mencari rumahnya yang nyaman…

sosok yang selalu menaungi harinya,
biarlah gundah ini menjadi past tenses bila pagi datang menjemput…
dan esok the bright future will be mine!
amin –o-
_0713032011_

kamu!

kamu,

kamu,

dan kamu,,,

seluruh sel abu-abu di otaku hanya berisi parasmu…

senin yang sibuk,

tapi di setiap jeda, ada kamu…

kamu,

kamu,

dan kamu,,,

hilangnya sapa pagi ku…

hilangnya tawa sore ku…

hilangnya senyum malam ku…

cuma gara-gara kamu!

ingin rasanya mencaci!

melontarkan amarah dan umpatan kesal!

hey kamu!

iya kamu!!!

berhenti berlagak tidak butuh aku!!!

Sunday, March 13, 2011

bisakah?

bisakah kita lupakan hari ini sejenak saja?



tak usah mengenang yang lampau …
cukup kemarin, ya ingatlah kenangan sabtu itu!
hari yang penuh senyum dan tawa!!!
hari dimana kau hujani aku dengan keriaan!



mengunjungi bibi-bibi gajahku di rumah mereka…
mengubur impianmu menunggang kuda bak koboi, dan menggantinya dengan pose-pose berlaga!
karena kuda-kuda itu terlampau imut untuk menampung tubuh gembulmu! =P
bergaya bak sultan padang pasir di punggung unta bernama dewi…
menggigil kedinginan saat menceburkan diri ke kolam arus…
lahap menyantap bekal sushi dan onigiri yang terlalu dominan dengan rasa nasi buatanku,,,



sedikit bentakan karena rengekanku yang khilaf melihat gajah biru berbulu itu…
berjalan mendaki dan saling menggenggam erat,
berlari kecil menghindari tetesan hujan yang mulai turun…
kehabisan jemputan dan berjalan di bawah rintik hujan menuju area parkir…
bersiap pulang bersama omet yang selalu setia mengantar,
berhenti dan menepi kala hujan turun semakin deras…
sedikit mencaci karena hujan yang tak merata…



traktiran soto kuning yang kau tolak,
berhenti sejenak di pom bensin untuk menghilangkan lelah…
mengendarai omet menantang hujan walau lelah membayangi…
aku yang terkantuk-kantuk dipunggungmu,



bisakah kita lupakan hari ini sejenak saja?



karena hari kemarin dan hari-hari lampau lainnya terlalu indah untuk dilupakan!

menanti hujan,

berharap pada awan,

memohon pada angin,

tolong basahi bumi malam yang kering ini,

larutkan semua duka bersama aliran menuju hilir…

hembuskan kesejukan malam pada kerontangnya hati…