Showing posts with label ceracau. Show all posts
Showing posts with label ceracau. Show all posts

Thursday, November 16, 2023

Berganti Hari

 

Deret angka berubah lagi,

Pun masa silih berganti,

Ada sudut yang tak pernah disambangi,

Sepi, serupa malam tanpa kau disisi!

 

Peran datang silih berganti,

Namun ada sosok yang hanya imaji...

Selamat berganti hari!

Semoga,

Tetap tegar berdiri, wahai DIRI!

04.16.11.23 







Tuesday, November 15, 2022

Kenang


 ...

Kutinggalkan semua di belakang,
Namun tiba-tiba kenangan menghadang!
Menerjang sisi yang tertutup bayang,
Pelan tapi pasti menyibak kenang!
 

Wednesday, August 31, 2011

melarung mimpi,

semalam,
saat sayup takbir memenuhi aras,,
kulihat dia melipat secarik kertas penuh gurat luka,
yang kemudian,
membentuk bahtera,

dalam langkah nya yang masih goyah, dia berjalan ke utara,
diiringi merdunya tabuhan bedug, dia merapat di batas bahar,
menatap nanar ke arah mega yang berhias kilau warna-warni zat kimia,


tertunduk,
merebak di telinga, ramai kicau simfoni gelombang malam,
ia lalu mengatupkan kelopak mata nya…
mendendangkan tasbih pada Sang Maha Pencipta,
perlahan tertunduk dan membungkuk,


bertekad,
melarung bahtera mimpi yang karam,,,

1st


ke lubang gelap tak bermuara……



2nd




_15:19 WIB_

Monday, August 29, 2011

Fairy Dust


melarikan diri ke kilau dunia peri...
tersenyum simpul kala khayal terbang meninggi...
waktu tak menjadi pijakan,
terus melangkah,
mencari pelaku,
penebar serbuk rindunya...
berharap,
jika malam tak memberi petunjuk,
mungkin pagi kan beri sedikit arahan ^^
_04250811, 21:24_
dust

Kembara,

tepat pukul 02:00 WIB,
lp

Nyalang,
mata ini tak digelayuti kantuk sedikit pun...
sesuatu yg tak lazim di alarm tubuhnya...

Penat,

setelah sharian brgulat dgn giat...


Namun,

kala ragany terbaring lelah,
sang jiwa masih terus berkelana...

mencari gubuk kecil nyaman tempatnya berteduh dulu...

Dulu,
dulu sekali,
ketika mntari masih bersinar ramah,
dulu sekali,
ketika birunya laut bersatu dengan birunya langit,
dulu,

ya,
dulu sekali…

ketika senandung ibu menjadi pengobat risaunya...

kerinduan yang membuncah akan damainya tempat berteduhnya dulu,

membawanya kesini,
terdampar di selimut malam,
menghitung jejak yg tertinggal,
dalam kembara tanpa lelah,

berharap,
dapat memutar jarum detik ke masa lalu...

_05190811,02:09_
 tepat waktu

Thursday, July 14, 2011

garis batas,

disini ramai,
pekik jerit para serdadu!
pergi merantau menghalau galau...
walau esok tak jadi impian,
bersanding bersama sejuta harap penuh doa...
melintasi garis batas khayalan,
berlabuh di tepian angan...... 
_19:53_
from here


dendang malam,

menghirup aroma hidupmu, menjadi sebuah ekstase bagiku!

gairah yang membuncah!
tak pernah rebah dan menyerah!
meski terkadang, aral melintang...
tegak berdiri tak tergoyahkan!
walau dunia perlahan menghilang......

wahai gemintang,
terangi selalu dendang malam sang pejuang -o-
_19:48_

from here

berhenti,

lelah ini tak berarah...
kicau ini semakin kacau...
redup nuansa suasana...
limbung tanpa melambung...
cerca yang makin meraja...
suram yang menikam...
akhirnya, berhenti tanpa perlu bersandar......

_19:42_
from here

Saturday, July 09, 2011

bilik bambu,

lirih...
terngiang senandung romansa dari balik bilik bambu
sendu mendayu melantunkan nada merindu...

lirih...
sayup tersamar kidung puja dari kerut bibirnya,
magis menyihir kelamnya spektrum malam tuk lantunkan doa...



lirih...
lirih...
lirih rintih yang merepih,




mencabik laksana jerit sukma yang mulai padam.....




wahai pandita,
gerangan apa yang menempa engkau laiknya musafir di sahara?



Friday, July 08, 2011

goresan kata,

berputar tanpa perlu kembali ke awal,
memutar tanpa perlu menyakiti di depan,


ceracau riang tentang karang,,
cermin tegarnya pribadi pejuang!


melintasi  danau keangkuhan,
meretas sosok teguh tak terbantahkan!


timpang bila hanya kiri yang menopang...
tambahkan kanan agar seimbang!


ini hanya sekedar goresan,
tak perlu merejang makna terdalam! ;D


from here

BRENGSEK!

BRENGSEK!
ingin rasanya mengutuk hari dimana takdir mempertemukan kita...
ingin rasanya mengulang awal agar tak terjadi permulaan...



BRENGSEK!
jadi ini tentang sebuah harapan atau tuntutan?
jadi ini tentang desakan kebutuhan atau sebatas keinginan belaka?


BRENGSEK!
biarkan aku mencaci dalam hati tuk kurangi pilu yang menggigit!
biarkan aku memaki dalam diam agar luka ini tak menganga terlalu lama!



BRENGSEK!
lepaskan mantramu!
dan,
izinkan aku melanjutkan hidup tanpa perlu mengasuh dendam......



from here

jendela,

menatap jendela,
bermohon pada angkasa,,

menatap jendela,
merindu sapa mesra rinai hujan petang ini,,



menatap jendela,

menanti jatuhnya bulir-bulir bening,,

berharap belaian sejuk air mata langit hapus kosong yang menggema......

Thursday, July 07, 2011

tanya,

menelusuri kota sendirian,
menapaki jejak-jejak berbayang,
mencari serpihan hati yang tercecer...




bertanya pada abang bakso, hanya diberikan gelengan...
bertanya pada bapak satpam, bentakan kasar yaang didapat...
bertanya pada rumput yang bergoyang, desau angin sore yang menyahut...



akh, harus kemana tanya ini kualamatkan......



si cilik,

tergelitik tuk mengetik,
ringkasan racikan detik,

kemarin si cilik,,,,

terpana janji nirwana,
tak dinyana jemput kecewa...


Thursday, April 28, 2011

Ksatria Malam,

sudah malam ketiga aku tak menjumpaimu,
padahal sudah sedari jingga memudar ku tunggu,
mencarimu di balik bayang-bayang malam…
mengharap hadirmu saat menyibak selimut mimpi…
tak luput ku tengok sudut-sudut lelap…

tapi,

kau lenyap tak berjejak!
dimana kamu???
jangan katakan!
jika kamu bersembunyi dariku, di dunia yang lebih tinggi dari menara,
merangkum semua kegelisahanku dari balik jubah hitam,
wahai ksatria malam……
_04280411@00:20_

Selubung Pekat,

malam menjadi mengerikan…

manakala bukan mimpi menenangkan yang dihadirkan...

melainkan,

tatap mata nanar yang mencoba menyibak selubung pekat…

2-night
_03270411@23:50_

Sunday, April 17, 2011

keabadian,

berusaha menipu putaran waktu
agar aku selalu dapat melihat senyummu,

berusaha menghentikan detik yang berdetak
agar aku bisa lebih lama menatap bening matamu,

berusaha mengalihkan perpindahan senja
agar telingaku puas mendengar renyah tawamu,

berusaha membekukan hari
agar kebersamaan kita tak pernah usai,


namun,
akhirnya,,
aku hanya mampu,,,



membingkai bayangmu dalam keabadian,


di sudut ruang imajiku...

image_frame_of_mind_lg
from here

Wednesday, April 13, 2011

sick,

pening yang mengetuk,

membuatnya ambruk,

tarikan napas yang berat,

membuatnya sedikit meratap,


terbaring sendiri di peraduan malam……
cahaya lilin

Tuesday, April 12, 2011

lelap...

kantuk menyelinap nakal ke balik kelopak,

membuatnya terangguk-angguk seirama detak,

kedua lengannya terkulai lemas,

napas hangat terhembus berirama,


lelap......

from here

di sebuah gedung,

merah,
hitam,
putih,


diiringi repetisi,
tawaran popcorn dan minuman bersoda yang menyebalkan...

suara-suara berbisik,
tawa-tawa tertahan,
langkah-langkah tergegas,


berkejaran dengan padam...

from here
_01110411_